Al-Ghuraba's Forum

(Orang-orang yang terasing.... yang terlupakan dan yang dirindukan)
 
IndeksCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Keywords
Latest topics
» alghuraba forum
Sat Apr 07, 2012 6:12 pm by edisyt

» PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Fri Mar 09, 2012 2:55 pm by eko hadi

» Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”
Thu Mar 08, 2012 7:54 pm by jingga

» Wanita yang Selalu Berbicara Dengan Al Qur’an
Thu Mar 08, 2012 7:30 pm by jingga

» Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?
Thu Mar 08, 2012 10:25 am by jingga

» Penjelasan Larangan Seorang Akhwat Bepergian Sendirian
Wed Feb 22, 2012 5:20 pm by jingga

» 10 wasiat untuk wanita sholehah
Wed Feb 22, 2012 5:14 pm by jingga

» Belajar Dari Mujahiddah Jingga
Wed Feb 22, 2012 4:42 pm by jingga

» 40 hadist mendapatkan syafaat.
Wed Feb 22, 2012 4:35 pm by jingga

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Top posters
jingga
 
edisyt
 
eko hadi
 
Admin
 
Most active topics
PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah
Kedamaian Hati Dalam Iman
40 hadist mendapatkan syafaat.
Affiliates
free forum


Share | 
 

 Saat Penjaga Arasy Lupa Dengan Bacaan Tasbih dan Tahmidnya

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jingga
Presiden
Presiden


Jumlah posting : 29
Join date : 12.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Saat Penjaga Arasy Lupa Dengan Bacaan Tasbih dan Tahmidnya   Wed Feb 15, 2012 1:21 pm

Suatu hari Rasulullah Muhammad SAW sedang tawaf di Kakbah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”

Rasulullah SAW meniru zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berhenti di satu sudut Kakbah dan menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berasa dirinya di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan dilihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya.

Orang itu berkata, “Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, karena aku ini orang badui? Kalaulah bukan karena ketampanan dan kegagahanmu akan kulaporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah SAW tersenyum lalu berkata: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”

“Belum,” jawab orang itu.

“Jadi bagaimana kamu beriman kepadanya?” tanya Rasulullah SAW.

“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya walaupun saya belum pernah bertemu dengannya,” jawab orang Arab badui itu.

Rasulullah SAW pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab, ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya lalu berkata, “Tuan ini Nabi Muhammad?” “Ya,” jawab Nabi SAW.

Dengan segera orang itu tunduk dan mencium kedua kaki Rasulullah SAW.

Melihat hal itu Rasulullah SAW menarik tubuh orang Arab badui itu seraya berkata, “Wahai orang Arab, janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh seorang hamba sahaya kepada tuannya. Ketahuilah, Allah mengutus aku bukan untuk menjadi seorang yang takabur, yang minta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.”

Ketika itulah turun Malaikat Jibril untuk membawa berita dari langit, lalu berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Katakan kepada orang Arab itu, agar tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di Hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar.”

Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi. Orang Arab itu pula berkata, “Demi keagungan serta kemuliaan Allah, jika Allah akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya.”

Orang Arab badui berkata lagi, “Jika Allah akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran magfirahNya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa luasnya pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kebakhilan hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa dermawanNya.”

Mendengar ucapan orang Arab badui itu, maka Rasulullah SAW pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badui itu sehingga air mata meleleh membasahi janggutnya.

Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau daripada menangis, sesungguhnya karena tangisanmu, penjaga Arasy lupa bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang. Sekarang katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan menghitung kemaksiatannya. Allah sudah mengampunkan semua kesalahannya dan akan menjadi temanmu di syurga nanti.”

Betapa sukanya orang Arab badui itu, apabila mendengar berita itu dan menangis karena tidak berdaya menahan rasa terharu.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.jinggaluvislam.co.cc
 
Saat Penjaga Arasy Lupa Dengan Bacaan Tasbih dan Tahmidnya
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Saat Ujian
» Fakta Mengerikan Tentang bumi
» bercanda dengan LOGIKA
» ASK : Settingan Carbu, Mixture & Spuyer saat Ganti busi Iridium
» Tips Berkendara Saat Malam Hari

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Al-Ghuraba's Forum :: Gaya Hidup Islami :: Cuap-Cuap Islami-
Navigasi: