Al-Ghuraba's Forum

(Orang-orang yang terasing.... yang terlupakan dan yang dirindukan)
 
IndeksCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Keywords
Latest topics
» alghuraba forum
Sat Apr 07, 2012 6:12 pm by edisyt

» PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Fri Mar 09, 2012 2:55 pm by eko hadi

» Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”
Thu Mar 08, 2012 7:54 pm by jingga

» Wanita yang Selalu Berbicara Dengan Al Qur’an
Thu Mar 08, 2012 7:30 pm by jingga

» Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?
Thu Mar 08, 2012 10:25 am by jingga

» Penjelasan Larangan Seorang Akhwat Bepergian Sendirian
Wed Feb 22, 2012 5:20 pm by jingga

» 10 wasiat untuk wanita sholehah
Wed Feb 22, 2012 5:14 pm by jingga

» Belajar Dari Mujahiddah Jingga
Wed Feb 22, 2012 4:42 pm by jingga

» 40 hadist mendapatkan syafaat.
Wed Feb 22, 2012 4:35 pm by jingga

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Top posters
jingga
 
edisyt
 
eko hadi
 
Admin
 
Most active topics
PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah
Kedamaian Hati Dalam Iman
40 hadist mendapatkan syafaat.
Affiliates
free forum


Share | 
 

 Nusaibah si Jago Pedang-Wanita Jagoan di zaman Rasulullah SAW

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jingga
Presiden
Presiden


Jumlah posting : 29
Join date : 12.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Nusaibah si Jago Pedang-Wanita Jagoan di zaman Rasulullah SAW   Wed Feb 15, 2012 1:30 pm

Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam yang mulia berdiri di puncak bukit Uhud dan memandang musuh yang merangsek maju mengarah pada dirinya. Beliau memandang ke sebelah kanan dan tampak olehnya seorang perempuan mengayun-ayunkan pedangnya dengan gagah perkasa melindungi dirinya. Beliau memandang ke kiri dan sekali lagi beliau melihat wanita tersebut melakukan hal yang sama – menghadang bahaya demi melindungi sang pemimpin orang-orang beriman.

Kata Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam kemudian, “Tidaklah aku melihat ke kanan dan ke kiri pada pertempuran Uhud kecuali aku melihat Nusaibah binti Ka’ab berperang membelaku.”

Memang Nusaibah binti Ka’ab Ansyariyah demikian cinta dan setianya kepada Rasulullah sehingga begitu melihat junjungannya itu terancam bahaya, dia maju mengibas-ngibaskan pedangnya dengan perkasa sehingga dikenal dengan sebutan Ummu Umarah, adalah pahlawan wanita Islam yang mempertaruhkan jiwa dan raga demi Islam termasuk ikut dalam perang Yamamah di bawah pimpinan Panglima Khalid bin Walid sampai terpotong tangannya. Ummu Umarah juga bersama Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam dalam menunaikan Baitur Ridhwan, yaitu suatu janji setia untuk sanggup mati syahid di jalan Allah.

Nusaibah adalah satu dari dua perempuan yang bergabung dengan 70 orang lelaki Ansar yang berbaiat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam. Dalam baiat Aqabah yang kedua itu ia ditemani suaminya Zaid bin Ahsim dan dua orang puteranya: Hubaib dan Abdullah. Wanita yang seorang lagi adalah saudara Nusaibah sendiri. Pada saat baiat itu Rasulullah menasihati mereka, “Jangan mengalirkan darah denga sia-sia.”

Dalam perang Uhud, Nusaibah membawa tempat air dan mengikuti suami serta kedua orang anaknya ke medan perang. Pada saat itu Nusaibah menyaksikan betapa pasukan Muslimin mulai kocar-kacir dan musuh merangsek maju sementara Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam berdiri tanpa perisai. Seorang Muslim berlari mundur sambil membawa perisainya, maka Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam berseru kepadanya, “berikan perisaimu kepada yang berperang.” Lelaki itu melemparkan perisainya yang lalu dipungut oleh Nusaibah untuk melindungi Nabi.

Ummu Umarah sendiri menuturkan pengalamannya pada Perang Uhud, sebagaimana berikut: “…saya pergi ke Uhud dan melihat apa yang dilakukan orang. Pada waktu itu saya membawa tempat air. Kemudian saya sampai kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam yang berada di tengah-tengah para sahabat. Ketika kaum muslimin mengalami kekalahan, saya melindungi Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam, kemudian ikut serta di dalam medan pertempuran. Saya berusaha melindungi Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam dengan pedang, saya juga menggunakan panah sehingga akhirnya saya terluka.”

Ketika ditanya tentang 12 luka ditubuhnya, Nusaibah menjawab, “Ibnu Qumaiah datang ingin menyerang Rasulullah ketika para sahabat sedang meninggalkan baginda. Lalu (Ibnu Qumaiah) berkata, ‘mana Muhammad? Aku tidak akan selamat selagi dia masih hidup.’ Lalu Mushab bin Umair dengan beberapa orang sahabat termasuk saya menghadapinya. Kemudian Ibny Qumaiah memukulku.”

Rasulullah juga melihat luka di belakang telinga Nusaibah, lalu berseru kepada anaknya, “Ibumu, ibumu…balutlah lukanya! Ya Allah, jadikanlah mereka sahabatku di surge!” Mendengar itu, Nusaibah berkata kepada anaknya, “Aku tidak perduli lagi apa yang menimpaku di dunia ini.”

Subhanallah, sungguh setianya beliau kepada baginda Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.jinggaluvislam.co.cc
 
Nusaibah si Jago Pedang-Wanita Jagoan di zaman Rasulullah SAW
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» perbedaan wanita dan cewek
» JUAL PEDANG KATANA ASLI JEPANG
» JAGO MERAH DARI CIKARANG (NEW CUTTING STIKER)
» kata-kata bijak, semoga bermanfaat
» Vlad Dracula " Kisah Nyata Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Al-Ghuraba's Forum :: Gaya Hidup Islami :: Cuap-Cuap Islami-
Navigasi: