Al-Ghuraba's Forum

(Orang-orang yang terasing.... yang terlupakan dan yang dirindukan)
 
IndeksCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Keywords
Latest topics
» alghuraba forum
Sat Apr 07, 2012 6:12 pm by edisyt

» PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Fri Mar 09, 2012 2:55 pm by eko hadi

» Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”
Thu Mar 08, 2012 7:54 pm by jingga

» Wanita yang Selalu Berbicara Dengan Al Qur’an
Thu Mar 08, 2012 7:30 pm by jingga

» Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?
Thu Mar 08, 2012 10:25 am by jingga

» Penjelasan Larangan Seorang Akhwat Bepergian Sendirian
Wed Feb 22, 2012 5:20 pm by jingga

» 10 wasiat untuk wanita sholehah
Wed Feb 22, 2012 5:14 pm by jingga

» Belajar Dari Mujahiddah Jingga
Wed Feb 22, 2012 4:42 pm by jingga

» 40 hadist mendapatkan syafaat.
Wed Feb 22, 2012 4:35 pm by jingga

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Top posters
jingga
 
edisyt
 
eko hadi
 
Admin
 
Most active topics
PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah
Kedamaian Hati Dalam Iman
40 hadist mendapatkan syafaat.
Affiliates
free forum


Share | 
 

 Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jingga
Presiden
Presiden


Jumlah posting : 29
Join date : 12.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?   Thu Mar 08, 2012 10:25 am

RAMAL-meramal telah ada sejak dulu kala. Mengapa manusia sangat suka meramal nasibnya ?
karena adanya rasa TAKUT yang ada dalam jiwa setiap manusia akan masa depan yang gelap dan pekat, sehingga manusia butuh penerang agar dirinya aman menjalani masa depannya. Inilah yang dilakukan oleh manusia yang tidak beriman pada Allah, Rabb pencipta pemilik pengatur alam semesta. Tidak percaya pada Qada dan Qadar Nya.

Gelapnya masa depan manusia adalah ujian bagi keimanan kita pada Allah SWT. Berhati-hatilah dengan perangkap Ramalan nasib yang berbalut modern dan ilmiyah.

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mendatangi peramal kemudian ia meminta agar diramal tentang sesuatu kepada peramal tersebut, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari.” (HR Muslim).

Menurut Al Jurjani dalam Ta’rifatnya, “Peramal adalah orang yang biasa memberitahukan tentang kejadian dan peristiwa di masa mendatang. Mengakui berbagai rahasia dan ilmu tentang alam gaib.”Percaya kepada para peramal adalah bentuk penyimpangan dari ajaran Islam. Bahkan, bisa jadi merupakan salah satu bentuk kekufuran, karena tidak ada seorangpun yang mengetahui alam gaib kecuali Allah SWT, sebagaimana firmanNya, “Dan pada sisi Allahlah kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang didaratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS Al An’am [6]:59).

Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah SAW pernah ditanya sekelompok orang tentang para peramal. Rasulullah menjawab, “Mereka itu tidak ada apa-apanya.” Orang-orang tersebut berkata lagi, “Kadang mereka bisa meramal sesuatu dengan benar,” Rasulullah menjawab, “Perkataan yang benar itu adalah wahyu dari Allah, lalu dicuri oleh jin dan dibisikkannya ke telinga para peramal setelah dicampur aduk dengan seratus kebohongan (HR Bukhari dari Aisyah ra).

Sebagai seorang Muslim, tidak semestinya kita mendatangi peramal hanya untuk “melihat” tentang umur, jodoh, karier, bisnis, penyakit, kehilangan, masa depan, garis tangan, dan lain-lain. Sebab, hal tersebut adalah perilaku syirik yang dosanya tidak diampuni.

Allah adalah tempat meminta dan tempat mengadukan semua keluh kesah, “Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah. Jika kamu memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah.” (HR Tirmizi). Allah SWT juga berfirmanj, “Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu.” (QS Albaqarqah[2]:186).

Semoga kita tidak gampang terbujuk untuk lebih mempercayai para peramal, lewat media apa pun. Wallahu a’lam.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.jinggaluvislam.co.cc
 
Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» 20 Alasan Kita Cinta Indonesia
» yang suka yoyo mari mari
» baca aja! insyaAllah km akan suka :)
» Tolongin dong,NINJA SUKA MATi
» motor mogok, pas dicek busi, knalpot banjir bensin semua

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Al-Ghuraba's Forum :: Gaya Hidup Islami :: Cuap-Cuap Islami-
Navigasi: