Al-Ghuraba's Forum

(Orang-orang yang terasing.... yang terlupakan dan yang dirindukan)
 
IndeksCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Keywords
Latest topics
» alghuraba forum
Sat Apr 07, 2012 6:12 pm by edisyt

» PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Fri Mar 09, 2012 2:55 pm by eko hadi

» Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”
Thu Mar 08, 2012 7:54 pm by jingga

» Wanita yang Selalu Berbicara Dengan Al Qur’an
Thu Mar 08, 2012 7:30 pm by jingga

» Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?
Thu Mar 08, 2012 10:25 am by jingga

» Penjelasan Larangan Seorang Akhwat Bepergian Sendirian
Wed Feb 22, 2012 5:20 pm by jingga

» 10 wasiat untuk wanita sholehah
Wed Feb 22, 2012 5:14 pm by jingga

» Belajar Dari Mujahiddah Jingga
Wed Feb 22, 2012 4:42 pm by jingga

» 40 hadist mendapatkan syafaat.
Wed Feb 22, 2012 4:35 pm by jingga

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Top posters
jingga
 
edisyt
 
eko hadi
 
Admin
 
Most active topics
PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah
Kedamaian Hati Dalam Iman
40 hadist mendapatkan syafaat.
Affiliates
free forum


Share | 
 

 Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Administrator
Administrator


Jumlah posting : 6
Join date : 09.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah    Wed Feb 15, 2012 11:34 am

Manshur bin Ammar mengisahkan, dulu kala aku punya seorang teman yang suka melampaui batas, lalu bertaubat. Aku melihat dia banyak beribadah dan shalat tahajjud. Suatu ketika aku putus komunikasi dengannya. Dan menurut kabar dari orang-orang, ia sedang sakit. Maka aku pergi ke rumahnya dan anak perempuannya datang menemuiku. Dia bertanya, “Siapa yang engkau ingin temui?” Aku menjawab, “Si fulan.” Maka ia mengizinkanku masuk dan akupun bergegas ke dalam rumah.Aku melihatnya sedang tebaring di atas ranjang yang terletak di tengah rumah. Mukanya terlihat kehitaman, kedua matanya tertutup dan kedua bibirnya bengkak dan menebal.


Aku berkata padanya dengan perasaan takut melihatnya, “Wahai saudaraku, perbanyaklah mengucap Laa Ilaaha Illallaah.” Ia membuka kedua matanya dan menatapku dengan penuh kemarahan, lalu ia tak sadarkan diri. Kembali kuulangi perkataanku kedua kalinya, wahai saudaraku perbanyaklah mengucap Laa Ilaaaha Illallaah.” Pada saat aku mengulanginya untuk ke tiga kalinya, lalu ia membuka matanya dan berkata, “Wahai Manshur, saudaraku, kalimat ini telah menjauh dariku.”


Aku bergumam, "Tiada daya dan tiada upaya melainkan dengan izin Allah, Dzat Mahatinggi dan Mahamulia."

Kemudian aku bertanya padanya, “wahai saudaraku, di manakah shalat, puasa, tahajud dan shalat malammu?”

Ia menjawab, “Aku melakukan semua itu bukan untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala dan taubatku hanyalah taubat palsu. Sebenarnya aku melakukan semua itu supaya aku dikenal dan disebut-sebut orang, aku melakukannya dengan maksud pamer kepada orang lain. Bila aku menyepi seorang diri, aku masuk ke dalam rumah dan memasang tirai-tirai, lalu aku minum khamer dan menantang Tuhan dengan kemaksiatan-kemaksiatan. Aku terus melakukan itu sampai beberapa masa. Kemudian aku ditimpa penyakit hingga hampir binasa. Saat itu juga aku suruh anak perempuanku, ‘ambilkanlah aku mushaf!’ dan aku berdoa, ‘Ya Allah, demi kebenaran Al-Qur’an yang agung, sembuhkanlah aku!’ Dan aku berjanji tidak akan kembali melakukan dosa untuk selamanya. Maka Allah membebaskanku dari penyakit.


Setelah sembuh, aku kembali kepada keadaan semula, hidup berpoya-poya dan berhura-hura. Syetan telah membuatku lupa dengan perjanjian yang telah kuikrarkan kepada Tuhanku. Aku terlena dalam keadaan itu sampai beberapa saat lamanya hingga aku menderita sakit hampir mati karenanya. Lalu aku perintahkan keluargaku membawaku ke tengah-tengah rumah seperti biasanya. Kemudian aku suruh mereka mengambilkan mushaf dan aku mulai membacanya. Lalu aku acungkan mushaf itu seraya berdoa, ‘Ya Allah, demi kehormaan kalam-Mu yang ada dalam mushaf ini, bebasknalah aku dari penyakitku!.’ Maka Allah mengabulkan permintaanku dan menyembuhkan penyakitku.


Kemudian aku kembali hidup bersenang-senang dan akupun jatuh sakit lagi. Lalu aku perintahkan keluargaku membawaku ke tengah-tengah rumah seperti yang engkau lihat sekarang ini. Kemudian aku menyuruh mereka mengambilkan mushaf untuk kubaca, tetapi mataku sudah tidak bisa melihat saru huruf-pun. Aku pun menyadari bahwa Allah sudah murka kepadaku. Lalu aku acungkan mushaf itu di atas kepalaku sembari memohon, ‘Ya Allah, demi kehormatan mushaf ini, bebaskalah aku dari penyakit ini, wahai penguasa bumi dan langit!’ Tiba-tiba aku mendengar seperti suara memanggil, ‘engkau bertaubat tatkala engkau sakit, dan engkau kembali kepada perbuatan dosa tatkala engkau sembuh. Betapa banyak Dia menyelamatkanmu dari kesusahan, dan betapa bayak Dia menyingkap bala’ cobaan tatkala engkau diuji. Tidaklah engkau takut dengan kematian? Dan engkau telah binasa di dalam kesalahan-kesalahan’.”


‘Engkau bertaubat tatkala engkau sakit, dan engkau kembali kepada perbuatan dosa tatkala engkau sembuh. Betapa banyak Dia menyelamatkanmu dari kesusahan, dan betapa bayak Dia menyingkap bala’ cobaan tatkala engkau diuji. Tidaklah engkau takut dengan kematian? Dan engkau telah binasa di dalam kesalahan-kesalahan’.


Manshur bin ‘Ammar berkata, “sungguh demi Allah aku keluar dari rumahnya dengan air mata tertumpah merenungkan ‘ibrah yang baru kulihat, dan belum sampai di pintu rumahku, sampailah kabar bahwa dia sudah meninggal.” Crying or Very sad
Kembali Ke Atas Go down
http://al-ghuraba.indonesianforum.net
edisyt
Newbie
Newbie


Jumlah posting : 16
Join date : 13.12.11
Lokasi : cilegon banten

PostSubyek: semangat semangat   Wed Feb 15, 2012 1:10 pm

meski berjuang nich buat ngidupin nich forummmmmm..... nice inpoh admin.... ayoooo kita sering update.... minimal 2 hari sekali
Kembali Ke Atas Go down
Admin
Administrator
Administrator


Jumlah posting : 6
Join date : 09.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Re: Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah    Wed Feb 15, 2012 1:15 pm

edisyt wrote:
meski berjuang nich buat ngidupin nich forummmmmm..... nice inpoh admin.... ayoooo kita sering update.... minimal 2 hari sekali
sipppp.. Smile
Kembali Ke Atas Go down
http://al-ghuraba.indonesianforum.net
Sponsored content




PostSubyek: Re: Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah    Today at 1:00 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» [Mohon Bantuannya] Lampu HID berkedip-kedip
» Hal-Hal yang dapat membuat kaum lelaki menangis
» ciri2 karburator mati satu...
» WTA cdi BRT dual band mati mendadak
» Ditilang Komandan Polisi

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Al-Ghuraba's Forum :: Gaya Hidup Islami :: Cuap-Cuap Islami-
Navigasi: