Al-Ghuraba's Forum

(Orang-orang yang terasing.... yang terlupakan dan yang dirindukan)
 
IndeksCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Keywords
Latest topics
» alghuraba forum
Sat Apr 07, 2012 6:12 pm by edisyt

» PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Fri Mar 09, 2012 2:55 pm by eko hadi

» Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”
Thu Mar 08, 2012 7:54 pm by jingga

» Wanita yang Selalu Berbicara Dengan Al Qur’an
Thu Mar 08, 2012 7:30 pm by jingga

» Mengapa Manusia Suka Meramal Nasibnya ?
Thu Mar 08, 2012 10:25 am by jingga

» Penjelasan Larangan Seorang Akhwat Bepergian Sendirian
Wed Feb 22, 2012 5:20 pm by jingga

» 10 wasiat untuk wanita sholehah
Wed Feb 22, 2012 5:14 pm by jingga

» Belajar Dari Mujahiddah Jingga
Wed Feb 22, 2012 4:42 pm by jingga

» 40 hadist mendapatkan syafaat.
Wed Feb 22, 2012 4:35 pm by jingga

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Top posters
jingga
 
edisyt
 
eko hadi
 
Admin
 
Most active topics
PERHATIAN : "Hukum Melamar Wanita Yang Sudah Dilamar".
Kisah Tragis seorang ahli Ibadah yang mati Su'ul Khatimah
Kedamaian Hati Dalam Iman
40 hadist mendapatkan syafaat.
Affiliates
free forum


Share | 
 

 Kedamaian Hati Dalam Iman

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jingga
Presiden
Presiden


Jumlah posting : 29
Join date : 12.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Kedamaian Hati Dalam Iman   Wed Feb 15, 2012 2:29 pm

Hidup tak selalunya menawarkan kemulusan jalan takdir yang membuat kita selalu merasa bahagia dan bahagia. Ada kalanya Allah mencobakan pada diri kita, untuk bertemu dengan episode fitnah, kebencian dan efek samping dari rasa iri pada diri orang lain yang tak menyukai kita. Hal itu kadang mau tak mau memaksa diri untuk harus melaluinya, walau dengan bagaimana rasanya hati dan keadaan logika. Dan bagaimanakah sikap terbaik bagi kita saat harus harus menjadi pelakon dari semua itu?

Sejarah telah mengukir sebuah kisah mulia, dari pribadi yang dirindukan oleh surga, Rasulullah Sallallahu alaihi wassalam, yang dari beliau kita bisa mendapatkan banyak pelajaran dari sebaik- baiknya panutan. Tak terkecuali tentang keanggunan dan kedamaian beliau dalam menghadapi fitnah, kebencian, permusuhan, dan hal- hal negatif lain yang digariskan Allah untuk menjadi cobaan dalam hidupNya.

Dan kemuliaan itu terwujud dalam indahnya akhlak beliau yang seakan menjadi mutiara dalam hati orang beriman. Mutiara tentang ketinggian budi, yang membedakannya dengan sebuah batu. Mutiara yang bisa tetap muncul dan bersinar, walaupun dia dipaksa untuk ditenggelamkan dalam lumpur. Dan jadilah nama beliau terabadikan hingga akhir jaman, sebagai seorang pribadi yang identik dengan mulia, sesosok manusia yang disegani lawan dan di hormati kawan, dan bahkan sangat dirindukan surga.

Semua adalah karena kesholehan beliau, serta akses kuat hatiNya yang selalu bergantung penuh kepada yang Maha Hidup, Dan yang maha melihat, Allah Subhanahu Wataala. Tiada sama sekali kekhawatiran akan predikat penyair gila, tukang sihir, dan atau pendusta, yang telah disematkan kepada beliau dari orang- orang kafir. Yang beliau Lakukan hanyalah percaya, bahwa jika cobaan itu hadir, maka semua adalah bagian dari rencana Allah, seperti yang telah Allah firmankan dalam Al Quran yang mulia,

"Katakanlah (Muhammad), tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakal orang-orang yang beriman." (QS. At Taubah: 51).

Dan begitulah, ketika hati telah berserah kepada sang Allah, maka akhirnya semuapun kemudian terasa begitu tenang, dan mengalir seperti dalamnya aliran sungai, yang sama sekali tidak terlihat beriak.

Maka sunggguh, seluruh rentetan polusi fitnah yang mampir di telinga, akan dengan mudah pergi, sebelum mereka meninggalkan bekas jejak mereka di hati orang- orang yang selalu Mengingat kebesaran dan Maha sempurnanya Allah Subhanahu Wataala. Dan ketika mereka berbuat salah dan menyakiti sesama, sebelum orang lain menghujat dan menjelaskan tentang kesalahannya, maka hati nuraninya sendiri yang akan mengingatkan dan menghukumnya. Maka dari itu, dengan mudahnya pula, meluncur kata maaf seraya tekad kuat untuk memperbaiki kesalahannya. Namun ketika mereka tidak mendholimi seseorang, betapapun niat jahat orang lain terasa sangat memojokkan dan mengkambing hitamkannya, maka dengan tenang dan penuh tawakkal dia akan melewati ujian itu, bahkan seraya mendoakan tetap tentang yang terbaik bagi orang yang telah menjahatinya.

Dan semua hanyalah masalah waktu. Waktu yang akan menguji keseriusan seseorang tentang seberapa benar yang telah dikatakannya benar. Dan waktu pula yang akan menjawab, tentang kamuflase kebenaran yang memang pada awalnya ditunjukkan sebagai benar, apakah tetap benar, dan atau berakhir dengan sebaliknya. Akhirnya, waktu pula yang akan memberi kesimpulan akhir tentang suatu pendapat kita

Lalu, mengapa kita masih harus bersedih dengan sebuah fitnah atau perkiraan manusia yang hanya berdasar pada referensi pikiran dan indra mereka yang sangat terbatas. Dan sudahkah kita mendahulukan ridho Allah dan pendapatNya, atas sesuatu yang kita perbuat atau kita ucapkan? Maka sudah saatnya jujur pada nurani kita sendiri.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.jinggaluvislam.co.cc
edisyt
Newbie
Newbie


Jumlah posting : 16
Join date : 13.12.11
Lokasi : cilegon banten

PostSubyek: Re: Kedamaian Hati Dalam Iman   Sun Feb 19, 2012 6:15 pm

kita ini manusia banyak ngeluhnya..... jarang sekali kita ini bersyukur.......
Kembali Ke Atas Go down
jingga
Presiden
Presiden


Jumlah posting : 29
Join date : 12.12.11
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Re: Kedamaian Hati Dalam Iman   Tue Feb 21, 2012 11:11 pm

makanya, kita musti banyak-banyak bersyukur pak e.. Smile
Kembali Ke Atas Go down
http://www.jinggaluvislam.co.cc
Sponsored content




PostSubyek: Re: Kedamaian Hati Dalam Iman   Today at 1:00 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Kedamaian Hati Dalam Iman
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Vlad Dracula " Kisah Nyata Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib
» Update Status Facebook via Blueberry, Telepon Umum, Wartel, Kantor Pos, HP Pinjaman, Warnet, Hati
» WTA >> cara pasang plat no di dalam windshield
» Tips Berguna di Kehidupan Sehari-hari
» IGO... seni menyerang, bertahan dan memperluas wilayah...

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Al-Ghuraba's Forum :: Gaya Hidup Islami :: Cuap-Cuap Islami-
Navigasi: